Kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Nam beberapa waktu lalu tewas secara mengenaskan setelah diduga diracun oleh dua orang perempuan berpaspor Vietnam dan Indonesia.

Spekulasi pun bermunculan terkait tewasnya Jon Nam. Sejumlah media menyebut bahwa Jong Nam tewas setelah disemprot cairan racun ke arah mukanya. Jenis racun apa yang bisa langsung mematikan Jon Nam?

Dikutip dari planetdeadly.com, sejumlah racun disebut-sebut sebagai racun paling mematikan jika masuk ke tubuh manusia. Berikut daftar racun tersebut:

Arsenik

arsenic-head
Jenis racun Arsenik (VinePair).

Pada 2004 lalu, Indonesia dibuat gempar setelah salah satu aktifis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib tewas secara misterius saat ia transit di Singpura dalam perjalannya ke Belanda.

Penyelidikan aparat terkait kemudian sampai pada kesimpulan bahwa Munir tewas karena adanya kandungan Arsenik di dalam tubuhnya. Apa sebenarnya Arsenik?

Arsenik merupakan jenis racun paling mematikan dan sudah sangat populer sejak zaman Ratu Victoria di Inggris. Sejumlah literatur sejarah bahkan menyebut bahwa jenis racun ini pernah digunakan untuk percobaan pembunuhan kepada Raja George III di Inggris.

Efek yang terlihat pada tubuh manusia saat menerima arsenik ialah adanya warna kuning dan ruam pada kulit, jika pada dosis tinggi seperti jumlah arsenik pada tubuh Munir maka akan menyebabkan kerusakan pada lambung.

Sianida

Salah satu jenis racun kembali populer beberapa waktu lalu setelah gempar pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Pelaku, Jessica Kumala Wongso menggunakan jenis racun sianida untuk membunuh Mirna.

Sianida sendiri juga masuk dalam daftar racun paling mematikan. Konon jenis racun ini dicampurkan oleh prajurit NAZI ke dalam gas untuk membunuh orang Yahudi di kamp-kamp Auschwitz. Kerja racun ini saat masuk ke dalam tubuh memang masih jadi perdebatan bagi para pakar racun.

Namun yang pasti saat jenis racun ini masuk ke dalam tubuh menyebabkan tubuh berhenti produksi dan mematikan sejumlah fungsi sel yang mengakibatkan korban mengalami pusing, mual, sakit kepala dan kemudian kejang-kejang.

Strychnine

Jenis racun ini disebut-sebut digunakan para pelaku untuk membunuh kakak tiri pemimpin Korea Utara, im Jong Nam. Kerja dari racun ini ialah mematikan fungsi otot pdaa tubuh, racun ini juga membuat tubuh korban seperti disayat-sayat pisau lipat secara berulang-ulang.

Strychnine sendiri berasal dari benih tanaman yang biasa tumbuh di daerah tropis serta campuran dari kotoran anjing. Di masa lalu, jenis racun ini sebenarnya digunakan untuk pengobatan alternatif. Sejumlah orang juga menggunakan jenis racun sebagai pembasmi hama, utamanya hama tikus.

Strychnine kabarnya juga digunakan oleh sejumlah pengedar narkotika di dalam produksi mereka, dengan dosis kecil para pengguna narkotika akan mendapat efek halusinasi yang cukup parah.

Risin

ricin
Buah Risin yang sangat mematikan (planetdeadly.com).

Risin merupakan buah dari tanaman bernama Ricinus Communis. Sebenarnya tanaman jenis ini baik untuk pengobatan alternatif dan sudah banyak digunakan. Namun untuk buahnya, dengan hanya dosis kurang tamburan garam bisa membuat orang dewasa tewas seketika.

Namun uniknya jika hanya menelan buah risin, kita tidak akan langsung tewas. Namun karena buahnya yang keras, hal itu bisa berakibat fatal pada pencernaan. Proses kerja jenis racun ini ialah menjadi zat jahat bagi protein pada tubuh manusia. Enzim dan sel penting lainnya pada tubuh manusia tidak berfungsi saat cairan risin masuk.

Jenis racun ini kabarnya sudah digunakan di Amerika Serikat dan Rusia di era perang dingin dulu. Konon jenis racun ini juga digunakan oleh Sadam Hussein, mantan Presiden Irak untuk membunuh seorang mata-mata KGB di London, Inggris.

Botulinum

botulinum
Ilustrasi bakteri Clostridium Botulinum.

Ini ialah jenis racun nomor satu yang paling mematikan. Satu sendok teh botulinum cukup untuk membunuh 1 miliar orang. Konon kabarnya jenis racun ini diproduksi pemerintah Irak era Sadam Hussein.

Jenis racun diproduksi dari bakteri Clostridium Botulinum yang banyak ditemukan di seluruh dunia. Jenis bakteri Clostridium sendiri ditemukan pada makanan yang tidak dihangatkan, tidak mengherankan jika banyak orang tewas karena keracunan makanan. Bakteri Clostridium bekerja sangat cepat.

Menariknya Botulinum ternyata juga digunakan di dunia medis dan kosmetik untuk mengobati keringat yang berlebihan, sakit kepala akibat migrain, dan keriput pada wajah perempuan. Botox yang biasa digunakan kaum Hawa merupakan campuran dari jenis racun ini.

Advertisements