Tak berselang lama setelah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Proyek (KPK),  Antasari Azhar membongkar adanya dugaan keterlibatan Mantan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhyono (SBY)  di kasus pembunuhan Nazarudin Zulkarnaen,  SBY langsung klarifikasi dan membantah lewat akun resmi Twitter-nya.  

Putra kedua SBY,  Edhie Baskoro Yudhyono atau yang biasa disapa Ibas pun berupaya memberikan pembelaan kepada ayahandanya juga lewat Twitter pribadi-nya.  

Sayang kicauan Ibas malah ditanggapi dengan bully-an oleh sebagian netizen.


Sejumlah netizen menggarisbawahi kalimat Ibas “Wahai Rakyatku.. ” para netizen ini mengolok-olok Ibas menggunakan kalimat tersebut.  

Akun @LaeHenrich misalnya mempertanyakan jabatan eksekutif apa yang kini Ibas emban hingga memanggil ‘rakyatku’.

Akun lain menanggapi bahwa seorang kepala Rukun Tetangga (RT) saja memanggil,  ‘wargaku’. 

Ada juga akun lain yang menyebut Ibas keseringan menonton film kolosal Saur Sepuh. 

Advertisements