Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj angkat bicara terkait perlakuan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin dalam sidang kedelapan kasus dugaan penistaan agama pada Selasa, (31/01) lalu.

Said mengatakan bahwa Ahok telah melakukan kesalahan fatal, karena telah menyinggung perasaan warga NU yang merugikan dirinya sendiri.

Menurutnya, kerugian yang akan diterima Ahok adalah masyarakat NU di Jakarta tidak akan memilih pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta.

“Ahok salah. Minta maaf sudah, tapi yang rugi nanti Ahok sendiri. Masyarakat DKI yang NU tidak akan memilih dia,” kata Said di Jakarta pada Jumat (03/01) malam.

“Bukan masalah dijamin, semua warga NU tersinggung, malah ada yang emosi kan? Makanya, saya tahan-tahan, yang emosi akan macam-macam saya tahan. Mari kita sikapi dengan dingin tidak usah emosi,” lanjutnya.

Namun demikian, Said memastikan jika PBNU telah memaafkan sikap Ahok dan tidak akan mengambil langkah hukum untuk kasus tersebut.

“Enggak, dimaafkan sudah. Tapi konsekuensinya warga NU tidak akan milih dia. Beliau orang tua, kiai, sesepuh, tokoh nasional yang mau datang ke pengadilan, itu harus kita hargai dan kita hormati, saking karena terdorong ingin menegakkan keadilan,” pungkasnya.

Advertisements